14 Maret 2011 - 20:30

Hujjatul Islam wa Muslimin Syaikh Faisal Al A'wami, khatib Jum'at Qutaif Arab Saudi dalam menyikapi perlakuan pihak keamanan Saudi terhadap para demonstran menegaskan, bahwa menembaki demonstran bukan hanya pelanggaran HAM, namun juga pelanggaran syariat.

Menurut Kantor Berita ABNA, Hujjatul Islam wa Muslimin Syaikh Faisal Al A'wami dalam penyikapannya terhadap pihak keamanan Arab Saudi yang menyikapi aksi demonstrasi rakyat Saudi secara berlebihan menurutnya termasuk pelanggaran HAM dan harus ada penyidikan atas kasus pelanggaran tersebut.

Khatib Jum'at Masjid Imam Hasan Qutaif tersebut lebih lanjut mengatakan, "Syariat Islam sendiri memberi perintah tegas untuk menuntut hak-hak yang terzalimi dan memberi ancaman keras terhadap para pelaku kezaliman."

Dengan dalil-dalil yang diajukan dari Al-Qur'an dan hadits-hadits Rasulullah saww, Syaikh Faisal 'Awami menegaskan bahwa melakukan penyerangan terhadap mereka yang menuntut haknya dan tegaknya keadilan, apalagi dengan menggunakan senjata api yang mematikan sangatlah bertentangan dengan aturan Islam, bahkan menurutnya akan lebih membahayakan dan mengancam keamanan dan keselematan Negara, sebab akan memicu kemarahan rakyat.

Diberitakan oleh media-media setempat, untuk menghentikan aksi demonstrasi warga Syiah di Qutaif yang menuntut dibebaskannya tahanan politik yang tidak bersalah, pihak keamanan Saudi menembaki para pengunjuk rasa dengan peluru tajam.